Rabu, 21 Maret 2012

Korean Artist Big Concert @GandariaCity 031011

Ticket Korean Artist Big Concert *FREE*


Apa yang akan kalian katakan ketika bisa melihat artis idola kalian datang ke Indonesia???
Live perform, Jarak panggung begitu dekat, dan Gratis...
~aaaa... teriak sekencang-kencangnya :) Yup! Itu yang pernah dialami saya sendiri loh. Kebayang ngga tuh? *Beruntungnya diriku*

Sebenarnya sih ini hanya share pengalaman aja, are u ready???

Hana, Dul, Set

Berawal dari kebiasaan saya yang kerjaannya just dreaming --> menghayal :o
Bisa dibilang saya itu maniak Drama series nya Korea (karena kesemsem sama aktor- aktornya yg tampan nya berlebihan) sampai-sampai aktor itu masuk kedalam mimpi saya.
Sungguh itu terlihat nyata, sampai ku cubit pipiku dan membatin "ini mimpi apa engga sih?". Alhasil itu hanya mimpi. Ending yang menyedihkan (ku harap itu bukan mimpi).
Kalian tahu siapa yang ada dimimpi ku? He's Lee Jun Ki.
Aktor Korea yang sangat saya kagumi pada saat itu (hingga saat ini). Karena lagi demam sama yang namanya drama Iljimae kali yah jadi makin suka >.< Dan yang membuat saya sedih adalah... disaat lagi suka - sukanya banget sama yang namanya Lee Junki Oppa (sebutan kakak laki-laki dalam bahasa korea), oppa dikabarkan akan melaksanakan wajib militernya. Dan kalian tahu berapa lama oppa akan ditugaskan? 2tahun!!!! Kebayang ngga sih lamaaaa banget.

Lanjut...

Kudengar disebuah mall akan menyelenggarakan sebuah concert dan omo.. ternyata itu adalah konser nya artis korea dan yang membuat saya sport jantung adalah salah satu guest star nya itu Lee Junki. Waaaah... Senang sekali rasanya :)
Ternyata pihak penyelenggara bilang kalau acara itu menghadirkan para bintang hallyu yang sedang wamil.
Tapi.. tapi... tapi....
I'm still confused karena ngga ada persiapan uang sama sekali. "ini sama aja bohong, dia udah dateng ke indonesia tapi saya tidak bisa melihatnya" ucapku dalam hati.
Memang itu ada yang free (ikut kuis twitter gitu) tapi seberapa beruntungnya diriku seandainya bisa menang? OMG *pesimis* tapi ada juga yang bersyarat, caranya harus belanja minimal mmm... (saya lupa nominalnya tapi yang jelas untuk seorang mahasiswi seperti saya itu lumayan mahal) nanti bisa ditukarkan dengan tiket nya.

Kuis sudah saya ikuti dan sisanya hanya menunggu keputusan dari Tuhan :( *still confused*

Jeng... jeng... jeng...
Kabar baik datang padaku!!! Ternyata ada seorang teman kakakku yang ortunya kerja disebuah bank swasta milik korea memberikan tiket secara FREE.
Terima kasih banyak.
"Apakah ini mimpi? wah tidak sepertinya ini nyata". Ucapku dalam hati.
Dan beruntungnya lagi saya tidak ada jadwal kuliah di hari Senin jadi saya bisa melihat oppa :D Sepertinya Tuhan sudah memberikan jawabanNya padaku.

Tibalah saatnya ku persiapkan diri untuk bertemu mereka (Lee Junki, Park Hyo Shin, Lee Dong Gun, Andy Shinhwa dkk)
Sudah tak sabar menunggu jam 18.00. Rupanya saya terlalu cepat untuk sampai dilokasi. Dan beberapa jam kemudian antrian sudah seperti ular naga yang panjangnya tak terhitung. (lagi lagi saya beruntung antri dibaris mendekati baris depan).
Ku nikmati antrian ini dengan senang meski harus menunggu lama :) Jam agak mollor rupanya sekitar pukul 19.00 baru dibuka.
Dan aku mulai memasuki area, Oh My God ternyata venue nya jauh dari perkiraan ku. Ruangan ber-AC, lantai full carpet (sambil menunggu perform saya pun bisa sambil duduk *padahal saya dapat bagian festival*). Ini sangat nyaman.
Mereka mulai perform.... ~aaaa kami mulai berdiri dan berteriak sekencang-kencangnya.

Sungguh saya sangat menikmati konser ini ~anna


Tidak ada dari mereka yang terlihat buruk. Saya rasa mereka seperti malaikat #plak


And the last perform is LEE JUN KI ~aaaa
Suasana mulai gaduh dan bergemuruh, saya pun ikut menikmatinya meskipun harus berdesakan. Lee Jun Ki so awesome! I'm speechless...
Sulit diungkapkan dengan kata-kata. Putih mulus, Hidungnya yg mancung, Ramah waah pokonya so perfect deh!
Kalau ngga salah oppa menyanyikan 2 buah lagu (bahkan ke duanya aku tidak hafal liriknya *pabo*).
Terakhir yang sangat saya ingat dan pernah lupa hingga saat ini adalah ketika dia menyalami tangannya ke arah penonton dan turun dari panggung lalu menyiram air dingin kepada kami. Apakah yang kalian bayangkan?
Saya hanya berjarak kurang lebih 2 meter saja dari panggung. So, kalau oppa turun panggung jadi berapa meter tuh? ~aaa... semakin dekat semakin tampan!

Tak peduli berdesakan dan berisik saya tetap asik melihat perform mereka ~anna


Mungkin hanya ini yang bisa saya share, pengalaman ini tak akan pernah ku lupakan. Semoga kejadian yang pernah ku alami ini bisa terulang kembali hehe AMIN.
Thanks for all :) See u in the next posting.


Ada yang penasaran siapa sih Lee Jun Ki dan Seberapa terkenalkah dirinya?
Akan saya tunjukkan Profilnya yaa
Lee Jun Ki Oppa


Profil

  • Nama: 이준기 / Lee Joon Ki (Lee Jun Gi)
  • Profesi: Aktor, model dan penyanyi
  • Birthdate: 1982-Apr-17
  • Tempat Lahir: Busan, Korea Selatan
  • Tinggi: 178cm
  • Berat: 66kg
  • Zodiak: Aries
  • Golongan darah: B
  • Keluarga: Adik

About Lee Jun Ki

Lee Jun Ki dimulai sebagai model dan memegang peran kecil dalam drama Korea. Pada tahun 2001, ia pertama kali muncul di iklan televisi untuk label fashion. Dia pertama kali memulai debutnya di film 'The Venus Hotel' (Produksi Jepang). Penampilan drama pertamanya adalah dalam ' Echo Star ', dua bagian drama mini seri oleh MBC dan Fuji TV pada tahun 2004. Setelah ini, ia muncul dalam " Nonstop 4 ',' Drama Kota : Apa yang Harus Saya Lakukan? " dan film 'Terbang Boys'.
Pada tahun 2005, peran pertama aktingnya utama datang di film 'The King and the Clown' sebagai peran Falun Gil. Keterampilan Lee bertindak telah bersinar melalui kemampuannya untuk menghilangkan karakteristik badut homoseksual, yang mendorongnya menjadi bintang dan popularitas di seluruh Asia, di mana ia menerima banyak penghargaan. Peran berikutnya adalah untuk memainkan karakter pendukung, Seo Jung Woo, dalam 'tahun 2005 hit drama My Girl dimana drama ini telah  merubah image-Nya, dari badut homoseksual untuk anak bermain kaya. Karena peran-peran ini, popularitas Lee meningkat, sehingga dia menjadi tidak hanya terkenal di Korea tetapi juga di seluruh Asia dan luar negeri. Film drama lain dan dia telah menyelesaikan adalah 'Virgin Snow', 'Mei 18', ' Waktu Antara Dog dan Wolf 'dan' drama yang sukses Iljimae ', pada tahun 2008.
Lee merilis album kedua yang berjudul 'J Style "pada tanggal 21 April 2009. Album ini terdiri dari delapan lagu, tiga lagu sebelumnya dari Episode, aku kipas pertemuan ditambah 5  lagu baru. Lee juga memainkan peran pahlawan modern di sebuah drama baru yang disebut 'Hero' pada akhir November tahun 2009.

Acara TV

MOVIES


Prestasi

  • MBC Drama Awards 2009: Popularitas Award ( Pahlawan )
  • Awards 2008 SBS Drama: Top Excellence Award - Aktor ( Iljimae )
  • Awards 2008 SBS Drama: netizen Popularitas Award ( Iljimae )
  • MBC Drama Awards 2007: Excellence Award - Aktor ( Waktu Antara Dog dan Wolf )
  • 2007 Cina Fashion Awards: South Korea Artist of the Year
  • 2007 27th Hawaii International Film Festival: Rising Star Award
  • 2007 10 Tahunan Shanghai International Film Festival: Star Award Luar Negeri
  • 2007 Andre Kim: Star Award Baru dan Superior
  • 2007-43 Baeksang Arts Awards: Penghargaan Popularitas
  • 2006 27 Biru Film Awards Naga: Best On-Screen Couple Penghargaan dengan Gam Woo Seong (" The King and the Clown ")
  • 2006 27 Biru Film Awards Dragon: Popularitas Penghargaan dengan Kang Sung Yeon (" The King and the Clown ")
  • 2006 Mnet MKMF Awards: Video Music Award ("Grace Lee Soo Young")
  • 2006 5th Korea Film Terbaik Penghargaan Penghargaan Aktor Baru ( The King and the Clown )
  • 2006-43 Daejong Film Festival: Paling Populer Aktor Penghargaan Luar Negeri (" The King and the Clown ")
  • 2006 Daejong ke-43 Festival Film: Popularitas Award (" The King and the Clown ")
  • 2006-43 Daejong Film Festival: Aktor Terbaik Penghargaan Baru (" The King and the Clown ")
  • 2006 42 Baeksang Arts Awards: Aktor Terbaik Penghargaan Baru (" The King and the Clown ")
  • 2006 42 Baeksang Arts Awards: Popularitas Award (" The King and the Clown ")
  • 2006 42 Baeksang Arts Awards: "Dalam gaya 'Penghargaan Mode
  • 2006 Pilihan netizen Awards: Aktor Terbaik Penghargaan Baru (" The King and the Clown ")
  • 2006 Max Movie: Penghargaan Aktor Terbaik (" The King and the Clown ")

Trivia

  • Pendidikan: Seoul Arts University (Akting utama)
  • Hobi: Seni bela diri ( Tae Kwon Do tingkat ke-3, Hapkido derajat 1 dan Taekkyeon 1 derajat)
  • Bahasa: Korea, Jepang, Cina Mandarin, dan Inggris
  • Debut: Model untuk merek pakaian "Jadi Dasar" (2001)



Sabtu, 17 Maret 2012

Just Share (K-Drama that I recomend) ~The Moon That Embrace The Sun

Heo Yeon Woo dan Lee Hwon
*dari kiri* Bo Kyung, Hwon, Yeon woo, Yang Myung

The moon that embrace the sun??? menurut kalian itu apa sih? judul lagu kah? Sebuah kata mutiara? Atau nama Girlband? *eeh ngaco*
Bukaaan... itu adalah sebuah Korean Drama atau K-Drama ^^ Yup! saya lagi tergila-gila banget sama drama itu. Bagi kalian yang awam sama K-Drama pasti pas liat kesan pertama adalah membosankan, bikin ngantuk, dan pakaiannnya ngga banget. Karena itu saeguk atau kalau kalian suka liat sinetron indonesia, itu loh seperti pendekar gitu (tapi ngga sampai ada naga terbangnya loh).
Awalnya sih memang udh tau pemain nya itu jebolan Dream High season1 yaitu Kim Soohyun yang berperan sebagai Song Samdong, lalu ditambah oleh Jung Il woo pemeran 49days sebagai scheduler, dan Han Ga In pemeran Bad Guy sebagai Jae In. Waaw kebayang ngga tuh dari pemeran utamanya ganteng dan cantik? Saya jadi semakin penasaran liat K-Drama itu. Berhubung tidak adanya modem dan sejenisnya alhasil saya terancam tidak bisa streaming :( *menyedihkan*.
Sedih juga sih ngga bisa live streaming tapi ya sudahlah toh masih bisa beli dvdnya nanti (meskipun harus tunggu tamat dulu).
Setelah lewat beberapa episode ternyata banyak teman yang bilang kalau K-drama itu ceritanya bagus, ditambah dari hari ke hari rating nya naik (episode terakhir mencapai 51,8%). Saya panik total penasaran banget buat liat drama itu.. dan ternyata ada temanku yang baik hati mengirimkan sinopsis nya secara rutin (Gomawo eonni ^^). Akhirnya kubaca secara rutin dalam keheningan (jujur ini kalau dibaca dikeramaian ngga akan ngerti maksudnya karna ceritanya tentang kerajaan gitu) so, tiap dapat kiriman sinopsis nya pasti malam itu juga saya usahakan untuk baca.
Ngga kerasa ternyata udah setengah jalan menuju pertengahan episode (~aaa.... makin penasaran). Karena ngga bisa live streaming akhirnya saya dikirimin preview nya (Walaupun buffering tapi saya menikmatinya).

Sungguh saya sangat menikmati drama ini ~anna

Spertinya saya sudah banyak mengoceh diblog ini dan tampaknya kalian terlihat bosan hehe *mian* just share!
Ternyata tidak terasa sinopsis ini sudah saya baca hingga eps 19 dan omo.. besok episode terakhir! Senang, sedih, penasaran dan campur aduk deh rasanya.
Yes! Kalian tahu kenapa? karena saya baru beli modem hehe *gamsahamnida appa*

Pagi hari ku buka ponsel ku dan jeng.. jeng... sinopsis sudah dikirim. Saya reflek bangun tidur langsung baca (amnesia soal beres-beres rumah).
Buka laptop langsung lihat the last episode "The Moon That Embrace The Sun".
I'm crying :'( sungguh menyedihkan nasib Yang Myung (Jung Il woo). Tak terasa mata ini sembab seperti tersengat lebah hiks hiks *agak lebay*
Well semuanya berakhir bahagia kok :) senang melihat Hwon-Yeon Woo couple yang bisa kembali bersatu.

END.

Apakah kalian penasaran? Saya rasa ini K-Drama yang wajib, harus, kudu kalian tonton karena jalan ceritanya yang bagus, menarik dan ngga bertele-tele o.O Dan tentunya bikin mata kalian seger (pemainnya tampan dan cantik *bener deh!).

Oke sekarang saya share sinopsisnya yang secara umum aja yaa.. sisanya kalian beli DVD nya hehe :D

  • Title: 해를 품은 달 / Haereul Poomeun Dal
  • Juga dikenal sebagai: The Moon That Embrace The Sun
  • Genre: Romantis, fantasi, periode
  • Episode: 20
  • Broadcast jaringan: MBC
  • Broadcast periode: 2012-Jan-04-2012-Mar-15
  • Waktu: Rabu & Kamis 21:55

Ringkasan

Kisah cinta rahasia antara Lee Hwon, seorang raja fiksi Joseon, dan Wol, seorang dukun wanita. Wol lahir sebagai Heo Yeon Woo, putri keluarga bangsawan yang memenangkan cinta dari putera mahkota, Hwon. Musuh-musuhnya, cemburu posisi keluarganya di pengadilan, bersekongkol melawan dia dan bergumul pergi tempat yang selayaknya dia sebagai putri mahkota dan hampir mengambil hidupnya. Bertahun-tahun kemudian, Hwon bertemu dengan Wol, yang satat ini menjadi dukun perempuan (shaman) yang tidak ingat masa lalunya.
Main Cast

Notes

  • Berdasarkan novel 해를 품은 달 (Bulan Yang Rangkul Matahari) oleh Jung Eun Gwol (pertama kali diterbitkan 29 Desember 2005), yang juga penulis novel yang Sungkyunkwan Scandal.

Selasa, 13 Maret 2012

[tulisan 5] Ilmu Budaya Dasar


Proses dan Perkembangan Kebudayaan 

Kebudayaan adalah hasil cipta, karsa dan rasa manusia oleh karenanya kebudayaan mengalami perubahan dan perkembangan sejalan dengan perkembangan manusia itu. Perkembangan tersebut dimaksudkan untuk kepentingan manusia itu sendiri, karena kebudayaan diciptakan oleh dan untuk manusia.

Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok sosial tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok-kelompok lain dengan adanya kontak-kontak antar kelompok atau melalui proses difusi. Suatu kelompok sosial akan mengadopsi sumber daya alam dan sejenisnya. Dari waktu ke waktu, kebudayaan berkembang seiring dengan majunya teknologi (dalam hal ini sistem telekomunikasi) yang sangat berperan dalam kehidupan setiap manusia.

Perkembangan zaman mendorong terjadinya perubahan-perubahan disegala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Mau tidak mau kebudayaan yang dianut suatu kelompok sosial akan bergeser. Suatu kelompok dalam kelompok sosial bisa saja menginginkan adanya perubahan dalam kehidupan yang mereka anut, dengan alasan sudah tidak sesuai lagi dengan zaman yang mereka hadapi saat ini. Namun, perubahan kebudayaan ini kadang kala disalah artikan menjadi suatu penyimpangan kebudayaan.

Hal yang terpenting dalam proses pengembangan kebudayaan adalah dengan adanya kontrol atau kendali terhadap perilaku reguler (yang tampak) yang ditampilkan oleh para penganut kebudayaan. Karena tidak jarang perilaku yang ditampilkan sangat bertolak belakang dengan budaya yang dianut di dalam kelompok sosial yang ada dimasyarakat. Sekali lagi yang diperlukan adalah kontrol/kendali sosial yang ada di masyarakat sehingga dapat memilah-milah mana kebudayaan yang sesuai dan mana yang tidak sesuai.
Proses Belajar Budaya :

1.      Proses Internalisasi
Manusia terlahir dengan potensi bawaan; perasaan, hasrat, nafsu, emosi, dan seterusnya. Sepanjang kehidupan (dari lahir sampai mati) manusia menanamkan dalam kepribadiannya hal-hal yang diperlukan dalam kehidupan. Individu berusaha memenuhi hasrat dan motivasi dalam dirinya; beradaptasi, belajar dari alam dan lingkungan sosial dan budayanya.
2.      Proses Sosialisasi
Individu belajar pola-pola tindakan dalam interaksi dengan sesama, dari individu yang menduduki aneka peranan sosial. Sosialisasi berarti proses belajar anggota masyarakat untuk mengenal dan menghayati kebudayaan masyarakat di lingkungannya.
3.      Proses Enkulturasi
Individu mempelajari dan menyesesuaikan alam pikiran dan sikapnya dengan adat-istiadat, sistem norma, dan peraturan-peratruran dalam kebudayaannya. Kalau pada awal meniru, sesuai dengan perkembangan kehidupan, ‘membaca’, menghayati, hingga menjadi pola tindakan.

Proses Perkembangan Budaya :

1.      Cultural Evolution
Proses evolusi dari suatu masyarakat dan kebudayaan dapat dianalisa oleh seorang peneliti seolah-olah dari dekat secar detail atau dapat juga dipandang dari jauh hanya dengan memperhatiakn perubahan-perubahan yang besar saja. Proses evolusi sosial budaya yang dianalisa secara detail akan membuka mata seorang peneliti untuk berbagai macam proses perubahan yang terjadi dalam dinamika kehidupan sehari-hari dalam setiap masyarakat di dunia.
2.      Diffusion Process
Proses difusi ini terjadi karena adanya penyebaran dan migrasi kelompok-kelompok manusia di muka bumi. Oleh karena itu, unsur-unsur kebudayaan dam sejarah juga ikut menyebar. Salah satu bentuk difusi dibawa oleh kelompok-kelompok yang bermigrasi. Namun bisa juga tanpa adanaya migrasi, tetapi karena ada individu-individu yang membawa unsur-unsur kebudayaan itu, seperti para pedagang dan pelaut.
3.      Alculturation Process
Poses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan demikian rupa, sehingga unsur-unsur kebudayaan asing tersebut lambat laun diterima dan diolah kedalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri.
4.      Assimilation Process
Proses sosial yang timbul bila ada golongan-golongan manusia dengan latar kebudayaan yang berbeda-beda. Kemudian saling bergaul langsung secara intensif untuk waktu yang lama, sehingga kebudayaan golongan-golongan tadi masing-masing berubah sifatnya yang khas, dan juga unsur-unsurnya masing-masing berubah wujudnya menjadi unsur-unsur kebudayaan yang campuran.
5.      Innovation
Inovasi adalah suatu proses pembaruan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi dan modal, pengaturan baru dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru yang semua akan menyebabkan adanya sistem produksi, dan dibuatnya produk-produk baru. Proses inovasi sangat erat kaitannya dengan teknologi dan ekonomi. Dalam suatu penemuan baru biasanya membutuhkan proses sosial yang panjang dan melalui dua tahap khusus yaitu discovery dan invention.
6.      Discovery and Invention
Discovery adalah suatu penemuan dari suatu unsur kebudayaan yang baru, baik berupa suatu alat baru, ide baru, yang diciptakan oleh individu atau suatu rangkaian dari beberapa individu dalam masyarakat yang bersangkutan. Discovery baru menjadi invention apabila masyarakat sudah mengakui, menerima, dan menerapkan penemuan baru itu.

[tulisan 4] Ilmu Budaya Dasar


PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Pengertian Perubahan Sosial Budaya
Terdapat perbedaan yang mendasar antara perubahan sosial dengan perubahan budaya. Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya.
Perubahan sosial meliputi perubahan dalam perbedaan usia, tingkat kelahiran, dan penurunan rasa kekeluargaan antar anggota masyarakat sebagai akibat terjadinya arus urbanisasi dan modernisasi.
Perubahan kebudayaan jauh lebih luas dari perubahan sosial. Perubahan budaya menyangkut banyak aspek dalam kehidupan seperti kesenian , ilmu pengetahuan , teknologi, aturan-aturan hidup berorganisasi, dan filsafat.
Perubahan social dan perubahan budaya yang terjadi dimasyarakat saling berkaitan. Tidak ada masyarakat yang tidak memiliki kebudayaan dan sebaliknya tidak mungkin ada kebudayaan tanpa masyarakat.
Sifat Perubahan Sosial
a.       Perubahan social terjadi dimana saja dan setiap lapisan masyarakat.
b.      Perubahan social yang direncanakan dan tidak direncanakan.
c.       Perubahan social sering menghasilkan kontroversi, atau perubahan yang terjadi dalam suatu bidang akan selalu memunculkan bantahan dann konflik dengan paihak lain.
d.      Beberapa perubahan memiliki nilai kepentingan lainnya.

Faktor yang Mendorong Terjadinya Perubahan Sosial
a.       Ketidakpuasan terhadap sesuatu yang ada, sehingga timbul keinginan untuk mencari atau menciptakan situasi baru yang lebih baik.
b.      Timbuknya ketimpangan antara hal-hal yang sekarang ada dan yang seharusnya ada dimasyarakat.
c.       Timbul tekanan dari luar yang mengharuskan individu atau masyarakat untu menyesuaikan diri dengan masyarakat.

Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial Budaya
1.      Perubahan secara lambat dan perubahan secara cepat (dilihat dari waktu)
Perubahan secara lambat = evolusi, yaitu perubahan yang terjadi dalam waktu lama.
Ciri-cirinya:
• Memerlukan waktu lama
• Perubahannya kecil
• Perubahan tidak disadari oleh masyarakat
• Tidak diikuti oleh konflik atau menimbulkan kekerasan.
Contoh: perubahan mata pencaharian masyarakat.
Perubahan Secara Cepat = Revolusi, yaitu perubahan yang terjadi dalam waktu sangat cepat. Ciri-cirinya:
• Membutuhkan waktu singkat
• Perubahannya besar karena menyangkut sendi-sendi pokok kehidupan
• Perubahan disadari/direncanakan
• Seringkali diikuti oleh kekerasan dan menimbulkan konflik. Contoh: revolusi Indonesia tahun 1945, reformasi Indonesia tahun 1998, revulusi Prancis dan Inggris.
2.      Perubahan yang Pengaruhnya Kecil dan Pengaruhnya Besar
Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan yang tidak membawa pengaruh langsung bagi kehidupan masyarakat. Contoh: Perubahan mode pakaian, gaya potongan rambut, dan sebagainya.
Perubahan yang membawa pengaruh besar adalah perubahan yang membawa pengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat karena perubahan yang terjadi pada unsur-unsur sosial budaya masyarakat. Contoh: Industrialisasi membawa pengaruh pada hubungan kerja , lembaga kemasyarakatan, system pemilikan tanah, pelapisan social, hubungan kekerabatan, dan lain-lain.
3.      Perubahan yang Dikehendaki/Direncanakan dan Perubahan yang Tidak Direncanakan
Perubahan yang dikehendaki/direncanakan = pembangunan adalah perubahan yang sudah diperkirakan sebelumnya oleh pihak-pihak tertentu yang ada dalam masyarakat. Perubahan yang tidak dikehendaki/tidak direncanakan adalah perubahan yang tidak diperkirakan adalah perubahan yang tidak diperkirakan sebelumnya. Biasanya perubahan yang tidak dikehendaki muncul sebagai dampak dari perubahan yang direncanakan.

Faktor Pendorong Perubahan Sosial
·         Menurut Alvin Betrand; awal dari proses peubahan social adalah komunikasi yaitu penyampaian ide, gagagsan, nilai, kepercayaan, keyakinan dan sebagainya, dari satu pihak ke pihak lainnya sehingga dicapai kata kesepahaman.
·         Menurut David Mc Clelland: Dorongan untuk perubahan adalah adanya hasrat meraih prestasi (need for achievement) yang melanda masyarakat.
·       Prof. Soerjono Soekarno: Perubahansosial disebabkan oleh faktor intern dalam masyarakat itu dan faktor ekstern.
Faktor intern antara lain:
1) Bertambah dabn berkurangnya penduduk (kelahiran, kematian, migrasi)
2) Adanya penemuan baru:
      • Discovery: Penemuan idea tau alat baru yang sebelumnya belum pernah ada.
      • Invention: Penyempurnaan penemuan baru.
      • Innovation/inovasi: Pembaruan atau penemuan baru yang diterapkan dalam          kehidupan masyarakat sehingga menambah, melengkapi atau mengganti yang ada.
      Penemuan baru didorong oleh; Kesadaran masyarakat akan kekurangan unsur dalam          kehidupannya, kualitas ahli atau anggota masyarakat.
3) Konflik yang terjadi dalam masyarakat
4) Pemberontakan atau revolusi
Faktor Ekstern antara lain:
1)   Perubahan alam
2)   Peperangan
3)   Pengaruh Kebudayaan lain meliputi difusi (penyebaran kebudayaan), akulturasi     (pembauran antar budaya yang menghasilkan sifat khasnya), Asimilasi (pembauran            antar budaya yang menghasilkan budaya yang sama sekali baru batas budaya lama          tidak tampak lagi)
4)   Ciri perubahan social adalah :
      • Setiap masyarakat pasti mengalami perubahan, baik lambat maupun cepat.
      • Perubahan yang terjadi pada suatu lembaga kemasyarakatan atan diikuti dengan perubahan pada lembaga-lembaga social lainnya.
      • Perubahan social yang cepat biasanya menimbulkan disintegrasi yang bersifat      sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri.

Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya
a. Kurangnya hubungan terhadap masyarakat lain, contoh; Suku-suku bangsa yang    masih dipedalaman.
b. Pendidikan yang terbelakang
c. Masyarakat yang bersikap tradisional; mempertahankan tradisi, penguasa yang       konservatif.
d. Adanya kepentingan yang tertanam dengan kuat sekali pada sekelompok orang      (vested interest)
     Contoh: Kelompok yang sudah mapan biasanya tidak mengkehendaki terjadinya   perubahan
     karena takut posisinya terancam, takut hidup susah.
e. Ketakutan akan terjadinya disintegrasi.
f.   Prasangka buruk terhadap unsur budaya asing.
g. Hambatan ideologis, contoh; adanya anggapan bahwa suatu perubahan bertentangan         dengan suatu ajaran agama tertentu dan lain lain.

Macam-macam Proses Perubahan Sosial Budaya
a. Akulturasi
     Akulturasi adalah proses pertemuan unsure-unsur dari berbagai kebudayaan yang   bersedia yang dikuti dengan pencampuran unsur-unsur tersebut. Misalnya proses      pencampuran dua budaya atau lebih yang saling bertemu dan saling mempengaruhi.
b. Asimilasi
     Asimilasi adalah suatu penyesuaian atau peleburan sifat-sifat asli yang dimiliki oleh           suatu masyarakat dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda.
c. Difusi
     Difusi adalah proses penyebaran atau perembesan suatu unsur budaya kepada orang          lain dan suatu kelompok masyarakat kedalam masyarakat lainnya.
     Difusi ada dua yaitu:
     • Difusi Primer adalah penyebarluasan unsure-unsur kebudayaan baru dalam                       masyarakat asal kebudayaan tersebut.
     • Difusi Sekunder adalah proses penyebarluasan unsure-unsur kebudayaan suatu    masyarakat kedalam masyarakat lain.
d. Discovery
e. Invenion
f.   Inovasi

[tulisan 3] Ilmu Budaya Dasar


PENGARUH PERUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT

 Para ahli filsafat, sejarah, ekonomi dan para sosiologi telah mencoba untuk merumuskan prinsip-prinsip atau hukum-hukum perubahan-perubahan sosial. Banyak yang berpendapat bahwa kecenderungan terjadinya perubahan sosial merupakan gejala wajar yang timbul dari pergaulan hidup manusia. Adapula yang berpendapat bahwa kecenderungan terjadinya perubahan sosial manusia. Adapula yang berpendapat bahwa perubahan sosial terjadi karena adanya perubahan dalam unsur-unsur yang mempertahankan keseimbangan masyarakat seperti misalnya perubahan dalam bentuk unsur-unsur geografis, biologis, ekonomis, atau kebudayaan. Kemudian adapula yang berpendapat bahwa perubahan-perubahan sosial berupa pendidik-non pendidik.
Kita juga mengenal perubahan penduduk. Perubahan itu sendiri merupakan suatu perubahan sosial. Disamping itu perubahan penduduk juga merupakan faktor penyebab timbulnya perubahan sosial dan budaya. Bilamana suatu daerah baru telah dipadati penduduk, maka kadar keramah tamahannya pun akan menurun, kelompok sekunder akan bertambah jumlahnya, struktur kebudayaan akan menjadi lebih rumit, dan masih banyak lagi perubahan yang akan terjadi. Masyarakat yang keadaannya stabil, mungkin akan mampu menolak perubahan, tetapi masyarakat yang jumlah penduduknya meningkat cepat, akan dengan cepat terimbas perubahan walaupun secara cepat atau lambat.
Teori-teori mengenai perubahan-perubahan masyarakat sering mempersoalkan perbedaan antara perubahan-perubahan sosial dengan perubahan kebudayaan. Kingsley Davis berpendapat bahwa perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan kebudayaan. Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan kebudayaan. Perubahan  dalam kebudayaan mencakup semua bagiannya yaitu : kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat, bahkan perubahan-perubahan dalam bentuk serta aturan-aturan organisasi sosial. Perubahan sosial dan kebudayaan mempunyai aspek yang sama yaitu kedua-duanya bersangkut paut dengan suatu penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan dalam masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.
Masyarakat yang terlintas dipersimpangan jalan lalu lintas dunia selalu merupakan pusat perubahan. Karena kebanyakan masyarakat yang terdekat hubungannya masuk melalui difusi, maka masyarakat yang terdekat hubungannya dengan masyarakat lain cenderung melalui perubahan tercepat pula. Sebaliknya, daerah yang terisolasi merupakan pusat kestabilan, konservatisme dan penolakan terhadap perubahan. Hampir semua suku yang sangat primitif juga merupakan suku-suku yang amat terisolasi, misalnya suku Badui, Dayak, Asmat dan lain-lain. Bahkan masyarakat yang berbudaya pun isolasi menyebabkan adanya kestabilan budaya.
Jika suatu masyarakat belum merasa membutuhkan suatu kebutuhan yang sangat mendesak, maka masyarakat tersebut akan tetap menolak perubahan, hanya kebutuhan yang dianggap perlu oleh masyarakat yang memegang peran menentukan.
Perubahan sosial dan kebudayaan dapat dibedakan ke dalam beberapa bentuk:
1.      Perubahan lambat
Penduduk yang mengagung-agungkan masyarakat masa lampau,  nenek moyang dan terikat oleh tradisi dan keagamaan akan berubah secara lambat dan terpaksa. Bila suatu kebudayaan secara relatif tetap bersifat statis       dalam jangka waktu yang lama, maka orang-orang cenderung beranggapan bahwa kebudayaan tersebut seharusnya tetap demikian seterusnya. Yang secara tidak sadar mereka bersifat etrosentrisme.
2.         Perubahan cepat
Masyarakat yang berubah secara cepat dapat memahami perubahan sosial. Para anggota masyarakatnya bersikap skeptis dan kritis terhadap beberapa bagian dari kebudayaan tradisional mereka dan selalu berupaya melakukan eksperimen-eksperiman baru.
  1. Perubahan kecil dan perubahan besar
  2. Perubahan yang dikehendaki (intended-change)
  3. Perubahan yang tidak dikehendaki
Suatu perubahan sosial dan kebudayaan dapat pula bersumber pada sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat itu sendiri. Contohnya adalah pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Apabila sebab-sebab perubahan bersumber pada masyarakat lain, maka itu mungkin terjadi karena kebudayaan dari masyarakat lain melancarkan pengaruhnya. Hubungan yang dilakukan secara fisik antara dua masyarakat mempunyai kecenderungan untuk menimbulkan pengaruh timbal balik. Artinya, masing-masing masyarakat mempengaruhi masyarakat lainnya, tetapi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang lain.
Namun apabila hubungan tersebut berjalan melalui alat komunikasi massa, maka ada kemungkinan pengaruh itu hanya datang dari satu pihak, sedangkan pihak lain hanya menerima pengaruh tanpa mempunyai kesempatan memberikan pengaruh balik.
Di dalam suatu pertemuan dua kebudayaan tidak akan selalu terjadi proses saling mempengaruhi. Kadangkala pertemuan-pertamuan kebudayaan akan saling tolak-menolak(cultural animosity).
Apabila salah satu dari dua kebudayaan yang bertemu mempunyai taraf teknologi yang lebih tinggi maka yang akan terjadi adalah proses imitasi, yaitu peniruan terhadap unsur-unsur kebudayaan lain. Mula-mula unsur tersebut ditambahkan pada budaya asli. Akan tetapi lambat laun unsur-unsur kebudayaan aslinya diubah dan diganti oleh unsur-unsur kebudayaan asing tersebut.
Perubahan tidak saja menggoyahkan budaya yang berlaku, dan merusak nilai-nilai dan kebiasaan yang dihormati, tetapi tidak menimbulkan akibat terhadap kebudayaan setempat. Bahkan inovasi tambahanpun dapat mempengaruhi unsur-unsur budaya lainnya. Teknologi modern menyebar ke seluruh pelosok dunia. Sebagaimana disinggung pada sebelumnya, sampai batas-batas tertentu semua unsur baru merusak budaya yang berlaku. Jika suatu kebudayaan yang segenap unsur dan institusinya selaras serta terintegrasi secara baik mengalami perubahan pada salah satu unsurnya, maka hal tersebut akan mengacaukan ketahanan kebudayaaan. Karena kebudayaan mencapai aspek yang saling berkaitan, maka pada umumnya kita akan merasa lebih mudah menerima serangkaian perubahan yang saling berkaitan dari pada menerima serangkaian perubahan yang saling berkaitan daripada menerima perubahan terpisah dalam suatu waktu tertentu. Dan dalam masyarakat yang kacau para anggotanya, yang mengalami hambatan dalam menemukan sistem perilaku yang cocok, akhirnya ikut menjadi perilaku yang rapuh. Manakala mereka telah putus harapan untuk menemukan cara hidup yang baik dan telah berhenti berupaya, maka mereka dikatakan telah kehilangan semangat hidup (demoralized). Meskipun perubahan kadangkala membawa kepahitan, namun penolakan tersebut bisa saja mengakibatkan kepahitan yang lebih parah, karena perubahan tidak terlepas dari keuntungan dan kerugian. Contoh keuntungan adalah dengan perubahan masyarakat yang terisolir menjadi lebih maju dan tidak terbelakang, modernisasi dan lain-lain. Perancangan sosial (social planning) mencoba mengurangi kerugian perubahan, namun keberhasilannya masih diperdebatkan.
“Tingkat tertinggi integrasi sistem sosial yang paling mungkin tercapai didasarkan pada seperangkat arti, nilai, norma hukum, yang secara logis dan berarti konsisten satu sama lain dan mengatur interaksi antar kepribadian-kepribadian yang turut serta di dalamnya. Tingkat paling rendah dimana kenyataan sosio-budaya itu dapat dianalisa adalah pada tingkat interaksi yang berarti antara dua atau lebih”.