Observasi
Media Pembelajaran Pengenalan Huruf
a. Profil
sekolah
TK
dan SD Wening merupakan lembaga pendidikan yang telah di percaya oleh
masyarakat,dan di bina oleh Departemen Pendidikan Nasional.
Lembaga
Pendidikan ini di bawah naungan Yayasan Pendidikan TK/SD Wening. Nama” wening “sendiri
di ambil dari bahasa sansakerta yang artinya hening atau tenang. Pendiri
yayasan mengambil nama wening sebagai tujuan dalam lembaga pendidikan tersebut
untuk membentuk generasi penerus yang tenang, taqwa dan tekun untuk mencapai
cita-cita.
Visi
dan Misi TK dan SD Wening “kualitas dalam taqwa kompetensi dalam prestasi”
TK
dan SD Wening berada dalam satu lokasi,TK Wening berdiri sejak 21 juli 1980
sedangkan SD Wening berdiri sejak 17 juli 1987
Sekolah
ini berdiri di atas tanah seluas 1500 m2 dengan luas bangunan
780m2
TK
dan SD Wening di bina oleh tenaga profesional berlatar belakang pendidikan yang
telah di tetapkan oleh Depdiknas.
Fasilitas
yang tersedia di sekolah dasar Wening adalah:
1. Halaman,dan
taman yang luas untuk upacara,kegiatan pramuka dan bermain
2. Ruang
kelas yang nyaman
3. Perpustakaan
dan sanggar pramuka
4. Ruang
kesehatan (UKS)
Lembaga
pendidikan ini bekerja sama dengan:
1) instansi
terkait
2) lembaga
psikologi terapan
3) lembaga
bina prestasi
4) komponen
pendidikan
5) lembaga
pendidikan keterampilan
Prestasi
yang pernah di capai TK dan SD Wening:
· juara
lomba menari
· juara
lomba MTQ
· juara
lomba senam
· juara
lomba praktek sholat
· juara
lomba cerdas cermat
· juara
lomba loketa
· juara
lomba kegiatan pramuka
· dan
juara lomba yang di adakan oleh instansi dan organisasi terkait
jumlah
murid kelas 1 adalah 48 siswa yang di bagi menjadi 2 kelas yaitu 24 anak untuk
kelas pagi dan 24 untuk kelas siang.
b. Rencana
pembelajaran
Penulis
berencana untuk membuat aplikasi media pembelajaran pengenalan huruf tingkat TK
dengan menggunakan Adobe Flash CS5. Adobe Flash CS5 merupakan salah satu
software animasi yang sangat populer dan sudah diakui kecanggihannya serta
memiliki banyak fitur pendukung atau kelebihan antara lain mampu menghasilkan
media pembelajaran dan mampu membuat animasi. Pramono Andi (2005) menyatakan
bahwa Adobe Flash adalah satu software dari perusahaan Adobe, Inc. yang banyak
diminati oleh kebanyakan orang karena kehandalannya yang mampu mengerjakan segala
hal yang berkaitan untuk pembuatan film kartun, banner iklan, website,
presentasi, game dan lain sebagainya. Salah satu manfaat adobe flash CS5 adalah
sebagai media pembelajaran pengenalan huruf.
Media
pembelajaran pengenalan huruf ditujukan oleh adik-adik pada usia 4-5 tahun atau
setara tingkat TK, namun penulis melihat pengalaman sebelumnya pada adik-adik
tingkat TK bahwa sulitnya mengingat dan mengenal huruf-huruf karena metode
pengajaran yang terbilang monoton sehingga membosankan.
Oleh
karena itu penulis membuat Aplikasi Pembelajaran Pengenalan Huruf Tingkat TK
Menggunakan Adobe Flash CS5. Penulis berharap dengan menggunakan software Adobe
Flash CS5 diharapkan mampu membantu proses belajar mengajar disekolah.
Penutup
a. Kesimpulan
Anak
SD kelas awal telah memasuli Fase kanak-kanak tengah dan akhir
Pada fase ini perkembangan
yang berlangsung sejak kira-kira umur 6 sampai 11 tahun. Anak-anak menguasai
keterampilan-keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Secara formal
mereka mulai memasuki dunia yang lebih luas dengan budayanya. Pencapaian
prestasi menjadi arah perhatian pada dunia anak, dan pengendalian diri sendiri
bertambah pula.
Pada
masa ini masih dalam tahap perkembangan otak yang pesat maka perlu
pemberian rangsangan yang baik
Kecerdasan
memang erat hubungannya dengan kemampuan berpikir. Yang disebut dengan anak
yang cerdas adalah anak yang tanggap, cepat paham, mampu melakukan
kegiatan-kegiatan tertentu dan dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Intelejensi atau kecerdasan merupakan salah satu fase dari hasil perkembangan
otak
Gardner
menekankan, bahwa kecerdasan tidak hanya berupa kemampuan untuk menyelesaikan
tugas-tugas di sekolah saja yang lebih banyak kaitannya dengan kemampuan verbal
logis, melainkan kecerdasan itu adalah kumpulan kemampuan yang dimiliki
seseorang untuk memahami informasi, mengumpulkan fakta dan menyampaikan
pengetahuan yang didapatnya. Gardner membagi kecerdasan anak menjadi 8 yang di
sebut dengan Multiple Intelegence.
Untuk
mengembangkan multiple intelegence dalam pembelajaran di sekolah sangat di
pengruhi oleh perencanaan pembelajaran dan penyediaan media pembelajaran yang
dapat mendukung perkembangan tersebut. Untuk itu guru harus pintar dalam
memilih media pembelajaran.
b. Saran
Dalam
mengoptimalkan pembelajaran guru harus menyediakan lingkungan pembelajaran yang
serasi dengan tujuan pembelajaran, artinya setiap media yang di sediakan harus
bermakna dan mempunyai tujuan.
Dalam
memilih media pembelajaran, aspek psikologis perlu dipertibangkan. Sebab aspek
psikologis inilah yang membuat orang memiliki gaya belajar berbeda. Ada tiga
gaya belajar yang dimiliki manusia yakni: gaya belajar visual (belajar dengan
cara melihat), gaya belajar audiotorial (belajar dengan cara mendengar) dan
gaya belajar kinestetik (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh.
Oleh karena itu dalam memilih media pembelajaran dapat menyentuh gaya belajar
setiap siswa.