Jumat, 25 April 2014

tugas1 bahasa indonesia 2 - observasi

Observasi Media Pembelajaran Pengenalan Huruf

a.       Profil sekolah
TK dan SD Wening merupakan lembaga pendidikan yang telah di percaya oleh masyarakat,dan di bina oleh Departemen Pendidikan Nasional.
Lembaga Pendidikan ini di bawah naungan Yayasan Pendidikan TK/SD Wening. Nama” wening “sendiri di ambil dari bahasa sansakerta yang artinya hening atau tenang. Pendiri yayasan mengambil nama wening sebagai tujuan dalam lembaga pendidikan tersebut untuk membentuk generasi penerus yang tenang, taqwa dan tekun untuk mencapai cita-cita.
Visi dan Misi TK dan SD Wening “kualitas dalam taqwa kompetensi dalam prestasi”
TK dan SD Wening berada dalam satu lokasi,TK Wening berdiri sejak 21 juli 1980 sedangkan SD Wening berdiri sejak 17 juli 1987
Sekolah ini berdiri di atas tanah seluas 1500 m2 dengan luas bangunan 780m2
TK dan SD Wening di bina oleh tenaga profesional berlatar belakang pendidikan yang telah di tetapkan oleh Depdiknas.
Fasilitas yang tersedia di sekolah dasar Wening adalah:
1.    Halaman,dan taman yang luas untuk upacara,kegiatan pramuka dan bermain
2.    Ruang kelas yang nyaman
3.    Perpustakaan dan sanggar pramuka
4.    Ruang kesehatan (UKS)
Lembaga pendidikan ini bekerja sama dengan:
1)  instansi terkait
2)  lembaga psikologi terapan
3)  lembaga bina prestasi
4)  komponen pendidikan
5)  lembaga pendidikan keterampilan
  Prestasi yang pernah di capai  TK dan SD Wening:
·         juara lomba menari
·         juara lomba MTQ
·         juara lomba senam
·         juara lomba praktek sholat
·         juara lomba cerdas cermat
·         juara lomba loketa
·         juara lomba kegiatan pramuka
·         dan juara lomba yang di adakan oleh instansi dan organisasi terkait
             jumlah murid kelas 1 adalah 48 siswa yang di bagi menjadi 2 kelas yaitu 24 anak untuk kelas pagi dan 24 untuk kelas siang.

b.      Rencana pembelajaran
Penulis berencana untuk membuat aplikasi media pembelajaran pengenalan huruf tingkat TK dengan menggunakan Adobe Flash CS5. Adobe Flash CS5 merupakan salah satu software animasi yang sangat populer dan sudah diakui kecanggihannya serta memiliki banyak fitur pendukung atau kelebihan antara lain mampu menghasilkan media pembelajaran dan mampu membuat animasi. Pramono Andi (2005) menyatakan bahwa Adobe Flash adalah satu software dari perusahaan Adobe, Inc. yang banyak diminati oleh kebanyakan orang karena kehandalannya yang mampu mengerjakan segala hal yang berkaitan untuk pembuatan film kartun, banner iklan, website, presentasi, game dan lain sebagainya. Salah satu manfaat adobe flash CS5 adalah sebagai media pembelajaran pengenalan huruf.
Media pembelajaran pengenalan huruf ditujukan oleh adik-adik pada usia 4-5 tahun atau setara tingkat TK, namun penulis melihat pengalaman sebelumnya pada adik-adik tingkat TK bahwa sulitnya mengingat dan mengenal huruf-huruf karena metode pengajaran yang terbilang monoton sehingga membosankan.
Oleh karena itu penulis membuat Aplikasi Pembelajaran Pengenalan Huruf Tingkat TK Menggunakan Adobe Flash CS5. Penulis berharap dengan menggunakan software Adobe Flash CS5 diharapkan mampu membantu proses belajar mengajar disekolah.

Penutup
a.    Kesimpulan
Anak SD kelas awal telah memasuli Fase kanak-kanak tengah dan akhir
     Pada  fase ini perkembangan yang berlangsung sejak kira-kira umur 6 sampai 11 tahun. Anak-anak menguasai keterampilan-keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Secara formal mereka mulai memasuki dunia yang lebih luas dengan budayanya. Pencapaian prestasi menjadi arah perhatian pada dunia anak, dan pengendalian diri sendiri bertambah pula.
Pada masa ini masih dalam tahap perkembangan otak yang pesat maka perlu pemberian rangsangan yang baik
    Kecerdasan memang erat hubungannya dengan kemampuan berpikir. Yang disebut dengan anak yang cerdas adalah anak yang tanggap, cepat paham, mampu melakukan kegiatan-kegiatan tertentu dan dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Intelejensi atau kecerdasan merupakan salah satu fase dari hasil perkembangan otak

Gardner menekankan, bahwa kecerdasan tidak hanya berupa kemampuan untuk menyelesaikan tugas-tugas di sekolah saja yang lebih banyak kaitannya dengan kemampuan verbal logis, melainkan kecerdasan itu adalah kumpulan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk memahami informasi, mengumpulkan fakta  dan menyampaikan pengetahuan yang didapatnya. Gardner membagi kecerdasan anak menjadi 8 yang di sebut dengan Multiple Intelegence.
Untuk mengembangkan multiple intelegence dalam pembelajaran di sekolah sangat di pengruhi oleh perencanaan pembelajaran dan penyediaan media pembelajaran yang dapat mendukung perkembangan tersebut. Untuk itu guru harus pintar dalam memilih media pembelajaran.

b.    Saran
Dalam mengoptimalkan pembelajaran guru harus menyediakan lingkungan pembelajaran yang serasi dengan tujuan pembelajaran, artinya setiap media yang di sediakan harus bermakna dan mempunyai tujuan.

Dalam memilih media pembelajaran, aspek psikologis perlu dipertibangkan. Sebab aspek psikologis inilah yang membuat orang memiliki gaya belajar berbeda. Ada tiga gaya belajar yang dimiliki manusia yakni: gaya belajar visual (belajar dengan cara melihat), gaya belajar audiotorial (belajar dengan cara mendengar) dan gaya belajar kinestetik (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh. Oleh karena itu dalam memilih media pembelajaran dapat menyentuh gaya belajar setiap siswa.